KERINCI – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan jembatan beton perintis di Desa Pinggir Air. Pembangunan ini menjadi langkah nyata untuk membuka akses yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas masyarakat setempat.
Prajurit Kodim 0417/Kerinci bersama warga bahu-membahu melaksanakan pengerjaan jembatan. Dengan penuh semangat kebersamaan, mereka bekerja bersama dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari pekerjaan fisik hingga penyiapan bagian konstruksi jembatan.
Bagi masyarakat Desa Pinggir Air, pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting. Selama ini, keterbatasan akses menjadi salah satu kendala bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama saat menuju lahan perkebunan maupun mengangkut hasil pertanian.
Melalui pembangunan jembatan beton perintis ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar. Kehadiran jembatan juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi warga serta mempererat hubungan antardesa.
Keterlibatan prajurit TNI bersama masyarakat mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pembangunan jembatan perintis ini juga menjadi wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi keterbatasan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Dengan kerja sama dan semangat pantang menyerah, TNI dan warga terus berupaya menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut. Harapannya, akses yang sebelumnya sulit dilalui dapat segera terbuka sehingga masyarakat Desa Pinggir Air bisa menikmati kemudahan transportasi dan peningkatan kesejahteraan.
Bersama rakyat, TNI membangun negeri. Jembatan beton perintis ini bukan sekadar penghubung jalan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan harapan baru bagi masyarakat Desa Pinggir Air.









